Senin, 24 Desember 2012

Opor di Hari Natal

wordplay yang oxymoron! hahahaha

25 Desember, yang menurut mitologi Romawi, itu emang diperingati sebagai Hari Ra, yang merupakan sebuah penghormatan para raja kepada Dewa Matahari. dan belum tau kenapa lambat laun disebut hari Natal. who cares? terima jadi aja, gampang.

di Indonesia ada kelompok yang menamakan diri mereka Front Pembela Islam yang katanya, memperjuangkan akidah akidah dan nilai nilai Islami. "Gue Islam. tapi kenapa pas gue sering di bully sama temen, FPI ga pernah ngebela gue?? katanya Front Pembela Islam" - @madchester13 cerdas juga itu si somad. ada benernya.
FPI adalah sekelompok orang yang memakai sorban trek trekan dijalanan sebagai pengganti Helm SNI, menghujat McD tapi masih pake produk Yahudi. yah, manusia.
the next thing, is.. wacana Haram Untuk Mengucapkan "Selamat Natal" di Hari Natal. tepatnya, disetiap hari Natal. let's play with our logic..

- it's okay, kalo mislanya semua orang Islam ga boleh ngucapin "Selamat Hari Natal" dan semua orang menuruti perintah MUI, yg note-bene-nya masih sodaraan sama FPI. tapi kenapa selama ini kok larangan haramnya cuma buat umat Kristiani? kok pas Waisak, Nyepi, atau hari besar agama lainnya ga ada Fatwa yang keluar? kesannya kaya lagunya D'Masive banget, Sebelah Mata.

INDONESIA is a Joke, dimana Menteri Agama (2009) korup dana Haji, dan Front Pembela Islam melarang  ngelarang hal sepele di Hari Natal.

saya Islam, dan pernah baca di bulletin kampus dari Himpunan Mahasiswa Islam. "pada dasarnya semua agama itu baik, mengajak menegakkan kebaikan kepada seluruh umat di dunia dan Tuhannya. tapi agama berubah, ketika POLITIK menyerang" - kalimat terakhir barusan sedikit saya edit, saya suka nonton Avatar sih :3
you know lah, kalo politik udah ikut campur urusan agama itu ujung ujungnya ada uang dibalik batu. iya, uang.

MERRY CHRISTMAS, bagi umat Kristiani yang merayakannya. happy new year 2013.
dan hal bodoh Natal kali ini, @mustbayoe dan @gregcurious bikin Opor dan Kolak Pisang di Hari Natal.
bat!

3 komentar:

  1. Anang tulisan kamu bagus, hanya kurang mendalam ya aku lihat. Kamu bisa loh mengeksplorasi contoh-contoh kekerabatan kaum Kristiani dengan umat beragama lainnya di Indonesia. Contoh, Operasi Lilin dan Ketupat oleh Kristiani-Muslim di Manado. Hindu dan Kristen juga kalau ngga salah pernah ada.
    Contoh lainnya, kamu bisa mengangkat keberagaman beragama dalam sebuah keluarga saja.
    Bisa juga kamu menampilkan (maaf) dialog sampah antara ucapan natal dengan ucapan syahadat, yang menurut aku kurang logis. Kamu bisa me'logis'kan ini.
    FPI dan MUI juga bisa kamu tampilkan lebih, perlihatkan kepada pembaca mengenai legitimasi mereka.
    Semoga komentar aku membangun ya, kalo nggak ya sudah bangunah jembatanmu sendiri hehehe. Riset kecil-kecil ya Nang, tapi riset ngga boleh dari blog atau Wikipedia!
    Afina

    BalasHapus
  2. iya fin, aku juga ngrasa tulisanku tanggung. itu juga nulis 10 mnt tok, ngisi sisa siarn jd nulisnya apa adanya. jd cuma 1 premis aja yg aku bahas. kalo nulis juga dari pemikiranku kok ga nyontek blog lain. referensinya juga dari apa yg aku pernah baca atau yg aku tau. masih perlu latian lagi. nulis blog tuh susah ya, penak diketik. hehe. makasih fin saran kamu :)

    BalasHapus
  3. baru tahu kalo tulisan kamu bagus, kamu pake pulpen apa sih?

    BalasHapus